Surat Edaran Gubsu Tentang Peringatan Dini Potensi Banjir dan Gerakan Tanah di Sumut

Surat Edaran Gubsu Tentang Peringatan Dini Potensi Banjir dan Gerakan Tanah di Sumut

Surat Edaran Gubsu Tentang Peringatan Dini Potensi Banjir dan Gerakan Tanah di Sumut

Berdasarkan laporan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral melalui situs www.vsi.esdm.go.id, diperkirakan terjadi potensi gerakan tanah di beberapa wilayah Sumatera Utara (Sumut) untuk bulan Juni dan Juli 2020. Begitu pula halnya berdasarkan laporan BMKG Wilayah I Medan, diperkirakan beberapa wilayah Kabupaten/Kota di Sumut berpotensi terjadi curah hujan kategori menengah hingga tinggi pada bulan Juli, Agustus dan September 2020.

Terkait laporan tersebut, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi telah mengeluarkan Surat Edaran bernomor: 360/4685/2020 tentang Peringatan Dini Banjir dan Tanah Longsor. Melalui surat yang dikeluarkan pada tanggal 19 Juni 2020 tersebut, Gubsu meminta kepada Bupati/Wali Kota se Sumatera Utara agar melakukan hal-hal berikut:

a. Melakukan sosialisasi kesiapsiagaan antisipasi banjir/longsor kepada masyarakat, terutama di kawasan daerah aliran sungai dari hulu hingga hilir;

b. Menyiagakan sumber daya Perangkat Daerah, masyarakat, media massa, dunia usaha dan perguruan tinggi guna antisipasi terjadinya banjir/longsor di wilayah masing-masing, terutama di kawasan yang rawan terjadi bencana akibat curah hujan yang tinggi;

c. Menata kembali kawasan perumahan, pemukiman, pertanian dan bangunan lainnya yang berada pada kawasan/daerah rawan banjir dengan mempedomani RTRW;

d. Mengoptimalkan peran tugas pokok dan fungsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebagai koordinator dan perangkat daerah dalam penanggulangan bencana;

e. Memfasilitasi hubungan kerjasama antar Stakeholder di dalam wilayahnya maupun wilayah Kabupaten/Kota beda Provinsi dalam pelaksanaan penanggulangan bencana gerakan tanah/tanah longsor dan banjir di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya;

f. Melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat, instansi vertikal di wilayahnya dan pihak-pihak terkait lainnya dalam penanggulangan bencana gerakan tanah/tanah longsor dan banjir serta melibatkan partisipasi dunia usaha, masyarakat dan peralatan kebencanaan;

g. Mengecek kembali daerah-daerah rawan dan ancaman bencana serta jalan-jalan berpotensi longsor;

h. Standby alat komunikasi (HP) selalu update info PVMBG dan BMKG terutama tentang cuaca/iklim;

i. Mengikuti protokoler kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam melaksanakan peringatan dini selama masa pandemi Covid-19 di Sumatera Utara.

*Download lampiran Surat Edaran Gubsu secara lengkap terkait Peringatan Dini Banjir dan Longsor melalui tautan berikut Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Enter your keyword

X