Relawan Pos Gabungan Pencegahan Penanggulangan Pandemi Covid-19 Provsu Diberi Pelatihan

Relawan Pos Gabungan Pencegahan Penanggulangan Pandemi Covid-19 Provsu Diberi Pelatihan

Relawan Pos Gabungan Pencegahan Penanggulangan Pandemi Covid-19 Provsu Diberi Pelatihan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Provsu) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provsu membentuk Pos Gabungan Pencegahan dan Percepatan Penanganan Covid-19 (Posgagah).

Pembentukan Posgagah ini diawali dengan pemberian pelatihan dan pembekalan, yakni penyampaian materi edukasi, mitigasi dan sosialisasi yang berbasis pada kearifan lokal dan lokalitas.

Direncanakanan nantinya ratusan orang akan diberikan pelatihan yang terdiri dari kelompok ibu dan sukarelawan dengan tujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pencegahan Covid-19, khususnya di tiga daerah di Sumut yang dianggap paling rawan, diantaranya Kota Medan, Kota Binjai dan Deli Serdang (Mebidang).

Pelatihan sendiri akan resmi dimulai pada 23 September hingga 02 Oktober 2020 bertempat di Universitas Sari Mutiara Indonesia, Jl. Kapten Muslim, Kota Medan. Adapun tahapan pelatihan telah mulai dilakukan pada, Senin (21/9/2020) dengan menghadirkan puluhan orang relawan dari berbagai organisasi di Sumut.

“Pelatihan akan diberikan kepada utusan kecamatan wilayah Mebidang. Peserta pelatihan diharapkan akan menjadi agen perubahan dalam adaptasi kebiasan baru,” ujar Direktur Peringatan Dini BNPB Ir. Afrial Rosya, MA., M.Si saat membuka pelatihan kepada sejumlah relawan dari berbagai organisasi.

Dia menambahkan bahwa pemateri dalam Posgagah akan menghadirkan kalangan akademisi, lembaga/organisasi dan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan aktivitasnya. Selain itu akan dibentuk sistem monitoring realtime berbasis lokus dan evident based dengan memanfaatkan aplikasi InaRISK.

Direktur Peringatan Dini BNPB turut menambahkan bahwa metode yang digunakan dalam Posgagah adalah pelibatan pentaheliks, yakni dengan melibatkan unsur atau heliks pemerintah provinsi, pemerintah kota dan kabupaten, TNI, Polri, lembaga usaha, pakar/akademisi, ulama, budayawan, tokoh masyarakat, sukarelawan dan media massa.

Sementara itu, Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes dalam kata sambutannya mengatakan, agar pelatihan yang digelar tersebut dapat berjalan lancar, serta akan melahirkan para relawan yang tangguh, sehingga akan berdampak terhadap menurutnya tingkat penyebaran Covid-19 di Sumut, khususnya di wilayah Mebidang.

“Kita harapkan kegiatan pelatihan ini dapat berjalan lancar, sehingga akan melahirkan para relawan yang tangguh, sehingga harapan akan terjadinya penururan penyebaran Covid-19 dapat terwujud,” katanya.

Kepala BPBD Provsu DR. Ir. H. Riadil Akhir Lubis, MSi melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan mengatakan, Pemprovsu akan mendukung sepenuhnya kerjasama dengan BNPB dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 di Sumut.

“Pemprovsu dalam hal ini BPBD Provsu akan terus berkomitmen dalam mendukung dan bekerjasama dengan BNPB dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 di Sumut, khususnya di tiga daerah paling rawan, yakni wilayah Mebidang,” katanya.

Keterangan cover foto: Acara pembukaan pelatihan oleh Direktur Peringatan Dini BNPB Ir. Afrial Rosya, MA., M.Si, Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes dan Kepala BPBD Provsu DR. Ir. H. Riadil Akhir Lubis, MSi melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Senin (21/9/2020).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Enter your keyword

X