Karya Bakti TNI dan BPBD Provsu di 5 Desa Terdampak Erupsi Sinabung Telah Berjalan

Karya Bakti TNI dan BPBD Provsu di 5 Desa Terdampak Erupsi Sinabung Telah Berjalan

Karya Bakti TNI dan BPBD Provsu di 5 Desa Terdampak Erupsi Sinabung Telah Berjalan

Karya Bakti TNI bersama BPBD Provsu di wilayah Kodam 0205/TK, yakni di lima desa terdampak erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara telah berjalan dengan baik. Program Karya Bakti ini berupa renovasi/membangun jambur, dan memperbaiki sarana air bersih yang sebelumnya terpapar abu vulkanik Gunung Sinabung.

Masing-masing lima desa, yaitu Desa Jeraya, Tiga Pancur, Pintu Besi, Desa Kuta Tengah yang semuanya berada di Kecamatan Simpang Empat, dan Desa Kuta Gugung yang berada di Kecamatan naman Teran, sebelumnya berada di zona merah Gunung Sinabung. Pasca penururan level Gunung Sinabung menjadi Level III (Awas), warga desa tersebut telah diperbolehkan kembali ke desanya.

Tim dari BPBD Provsu berbincang-bincang dengan petugas di Desa Tiga Pancur

Kepala BPBD Provsu, DR. Ir. H. Riadil Akhir Lubis, MSi mengatakan, program Karya Bakti tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat di lima desa yang telah kembali ke desanya masing-masing dari pengungsian.

“Sejak ditinggal mengungsi banyak fasilitas umum yang rusak akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Sinabung. Mengingat masyarakat desa sudah kembali, maka melalui program Karya Bakti kita turut membantu membenahi fasilitas-fasiltas yang rusak tersebut, berupa jambur dan sarana air bersih,” kata Riadil.

Tim dari BPBD Provsu berbincang-bincang dengan petugas di Desa Pintu Besi

Program Karya Bakti TNI dan BPBD Provsu telah diresmikan pada 21 Oktober 2019 lalu di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo. Acara peresmian dihadiri langsung oleh Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah, Kapoldasu Irjen Pol Drs Agus Andrianto, Gubernur yang mewakili, Danlantamal I Belawan Laksma TNI Abdul Rasyid, Danlanud Soewondo Kolonel Pnb Meka Yudanto, kepala BPBD Provinsi Sumatera Utara Riadil Akhir Lubis, Danrem 023/KKS Kolonel Inf Tri Saktiyono dan Para Asisten dan Kabalak Kodam I/ BB.

Pada 31 Oktober hingga 1 November 2019, Kepala BPBD Provsu memerintahkan 2 tim yang terdiri dari 7 orang staf untuk meninjau langsung progres Karya Bakti di lima desa tersebut. Dari pantuan di lapangan, terlihat bahwa program Karya Bakti tersebut telah berjalan dengan baik. Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, baik dari pihak TNI maupun BPBD, menyebutkan bahwa progres renovasi/pembangunan jambur dan sarana air bersih telah berjalan dengan baik tanpa kendala yang berarti.

Tim dari BPBD Provsu berbincang-bincang bersama petugas di Desa Kuta Tengah

Beberapa jambur yang telah hampir rampung direnovasi, diantaranya di Desa Tigapancur, Desa Pintu Besi, dan Desa Kuta Tengah. Kemungkinan tahapan renovasi jambur di masing-masing desa tersebut akan selesai dalam 5 hari kedepan.

Sementara untuk jambur di Desa Jeraya tahapan renovasi telah rampung dan tinggal menunggu proses pengecetan. “Untuk renovasi jambur di Desa Jeraya ini bisa dikatakan telah rampung, hanya tinggal menunggu proses pengecetan yang belum kita kerjakan,” kata Kapten J.E Sembiring yang bertugas.

Adapun untuk pembangunan jambur di Desa Kuta Gugung masih dalam proses pengerjaan, mengingat kondisi jambur di desa tersebut harus benar-benar dibangun dari awal karena kondisinya telah rusak berat.

Pengerjaan sumur bor sudah mulai dilakukan di Desa Tiga Pancur

Renovasi sarana air bersih juga telah dilakukan dibeberapa desa terkait. Seperti di Desa Tiga Pancur misalnya, sarana air bersih diupayakan dengan menggali beberapa sumur bor yang prosesnya tengah berjalan. Sementara di Desa Pintu Besi, upaya renovasi sarana air bersih akan dilakukan dengan cara pipanisasi.

“Proses pipanisasi akan segera dilakukan di Desa Pintu Besi setelah proses pembendungan sarana mata air kita lakukan terlebih dahulu,” kata Kapten Karo Sekali yang bertugas di desa tersebut.

Berdasarkan keterangan dari seluruh petugas yang ditemui tim BPBD Provsu di lapangan, mengatakan bahwa proses pembangunan jambur dan sarana air bersih kemungkinan akan rampung sebelum akhir bulan November mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Enter your keyword

X