BPBD Provsu Apresiasi Respon BNPB dan Badan Geologi atas Fenomena Sinkhole dan Potensi Longsor di Sumut

BPBD Provsu Apresiasi Respon BNPB dan Badan Geologi atas Fenomena Sinkhole dan Potensi Longsor di Sumut

BPBD Provsu Apresiasi Respon BNPB dan Badan Geologi atas Fenomena Sinkhole dan Potensi Longsor di Sumut

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas respon cepat Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menurunkan tim ahli untuk melakukan penelitian terkait fenomena tanah amblas (sinkhole) di Dusun Kuta Nangka, Desa Kempawa, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi.

Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala BPBD Provsu Dr. Ir. H. Riadil Akhir Lubis, MSi sesaat setelah mendapatkan informasi turunnya tim ahli Badan Geologi Kementerian ESDM serta tim BNPB untuk meneliti fenoma munculnya lubang besar akibat tanah amblas di Dusun Kuta Nangka.

“BPBD Provsu sangat berterima kasih atas respon Badan Geologi dan BNPB, karena dengan adanya penelitian akan ada rekomendasi terhadap pemukiman yang ada disekitar kejadian munculnya lubang akibat tanah amblas di Dusun Kuta Nangka,” kata Kepala BPBD Provsu, Minggu (24/11/2019).

DR. Ir. H. Riadil Akhir Lubis, MSi mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, bahwa pemeriksaan awal oleh Badan Geologi ke Kuta Nangka telah terlaksana pada 23 November 2019. “Selanjutnya tim utama Badan Geologi juga akan melakukan survei lebih lanjut pada tanggal 26 November 2019 mendatang,” ucapnya.

Selain itu Dr. Ir. H. Riadil Akhir Lubis, MSi turut meminta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Dairi dalam memfasilitasi tim yang bertugas untuk kelancaran upaya mitigasi. “Dukungan dari Pemda Dairi juga sangat perlu, misalnya dalam pendampingan dan sosialisasi ke masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPBD Provsu juga turut berharap tim ahli dari Badan Geologi Kementerian ESDM menginformasikan upaya mitigasi apa yang bisa dilakukan untuk mencegah atau mengurangi terjadinya tanah amblas dan longsor di beberapa ruas jalan strategis di Sumatera Utara, yang meliputi :

  1. Jalur Medan – Brastagi
  2. Jalur Kabanjahe – Sidikalang
  3. Siantar – Parapat
  4. Dolok Sanggul – Balige
  5. Balige – Parapat
  6. TebingTinggi – Medan.

“Pemprovsu dalam hal ini BPBD Provsu siap mendukung upaya-upaya dalam memitigasi potensi bencana, khususnya longsor dan sinkhole yang akhir-akhir ini mengancam wilayah Sumatera Utara,” kata DR. Ir. H. Riadil Akhir Lubis, MSi.

Dengan dilakukannya penelitian lebih lanjut oleh Badan Geologi Kementerian ESDM, diharapkan akan ada rekomendasi yang dihasilkan, seperti treatment mitigasi bencana, penguatan lokal untuk upaya monitoring, dan treatment terhadap karakter jalan, badan jalan, atau tebing jalan.

“BPBD Provsu tentu akan sangat bersedia membantu upaya Badan Geologi Kementerian ESDM dalam upaya kelancaran melakukan tugas di lapangan,” tutup Riadil.

Keterangan foto: Fenomena Sinkhole yang terjadi di Dusun Kuta Nangka, Desa Kempawa Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi yang terjadi pada Minggu (17/11/2019) dan mengakibatkan 3 unit rumah warga rusak pada bagian dapur. Foto diabadikan oleh BPBD Kabupaten Dairi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Enter your keyword

X