Tim Terpadu Karhutla Provsu Tinjau Dashboard Lancang Kuning Nusantara ke Riau

Tim Terpadu Karhutla Provsu Tinjau Dashboard Lancang Kuning Nusantara ke Riau

Tim Terpadu Karhutla Provsu Tinjau Dashboard Lancang Kuning Nusantara ke Riau

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) telah menjadi fokus pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Provsu) dalam kurun beberapa waktu belakangan ini. Terkait hal tersebut Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi juga telah membentuk Tim Terpadu Karhula yang diharapkan dapat bekerja untuk mengurangi terjadinya karhutla di tahun 2020.

Tim Terpadu Karhutla Provsu tersebut terdiri dari lintas lembaga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provsu, TNI dan POLRI, Manggala Agni, BKSDA, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumut, serta dari dunia usaha.

Kepala BPBD Provsu Dr. Ir. H. Riadil Akhir Lubis, MSi menyerahkan plakat kepada Dandrem Korem 031/Wira Bima Brigjen TNI Muhammad Fadjar

Tugas pertama yang dilakukan oleh Tim Terpadu Karhutla Provsu adalah melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau yang digelar pada tanggal 11-13 Maret 2020. Ada 3 tempat yang dikunjungi oleh tim selama berada di Riau, diantaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Ruang Command Center Polda Riau dan Korem 031/Wira Bima.

Kepala BPBD Provsu Dr. Ir. H. Riadil Akhir Lubis, MSi sebagai koordinator Tim Terpadu Karhutla Provsu mengatakan, pihaknya sengaja berkunjung ke Riau dalam rangka mempelajari cara penanganan karhutla, dimana Riau dinilai telah cukup berhasil dalam hal tersebut.

“Indikator keberhasilan Provinsi Riau dalam menangani Karhutla dapat dilihat dari keberadaan Dashboard Lancang Kuning Nusantara yang telah dimiliki oleh Polda Riau dan beberapa waktu lalu telah dilihat secara langsung oleh Presiden Jokowi Widodo,” kata Kepala BPBD Provsu.

Kepala BPBD Provsu Dr. Ir. H. Riadil Akhir Lubis, MSi menyerahkan plakat kepada Kapolda Riau Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi

Riadil menambahkan, bahwa Dashboard Lancang Kuning Nusantara yang dimiliki oleh Polda Riau pun telah diresmikan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Aziz pada tanggal 9 Maret 2020 lalu.

“Kami melihat keberadaan Dashboard Lancang Kuning Nusantara ini adalah bentuk sinergitas dan kemauan bersama secara komprehensif dalam mengatasi karhutla di Provinsi Riau. Hal ini juga perlu menjadi contoh tentunya untuk Sumut,” tambah Riadil.

Kedatangan Tim Terpadu Karhutla Provsu ke Riau ternyata mendapatkan sambutan hangat. Hal tersebut terlihat dari sambutan masing-masing instansi yang dikunjungi, mulai dari BPBD Riau, Polda Riau, hingga Korem 031/Wira Bima.

Saat mengunjungi BPBD Riau, Tim Terpadu Karhutla Provsu disambut hangat oleh Kepala BPBD Riau H. Edwar Sanger, SH., M.Si sekaligus mengatakan sangat menyambut baik kunjungan tersebut, serta memberikan berbagai informasi terkait keberhasilan Provinsi Riau dalam mengatasi Karhutla.

Sambutan hangat juga sangat terasa terlihat terhadap Tim Terpadu Karhutla Provsu saat mengunjungi ruang Command Center Polda Riau. Hal tersebut terlihat karena rombongan disambut langsung oleh Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si.

Saat dikunjungi Tim Terpadu Karhutla Provsu, Kapolda Riau banyak memaparkan sekaligus merinci terkait Dashboard Lancang Kuning Nuasantara karena keberadaan aplikasi tersebut memang berada di ruang Command Center Polda Riau.

“Ini teknologi pertama yang diterapkan Polda Riau. Kita harus menggunakan teknologi sebab membantu kita. Teknologi harus bermanfaat bagi kita. Sudah seharusnya Karhutla di Riau tidak berulang karena penanganan yang lambat,” Kata Kapolda saat memaparkan keberadaan Dashboard Lancang Kuning Nuasantara.

Kapolda menjelaskan, aplikasi teknologi lancang kuning sebenarnya sudah diterapkan secara terbatas di lingkungan Polda Riau sejak tiga bulan lalu. Sampai saat ini, tercatat sebanyak 9.560 user baik dari petugas polisi pada tingkat desa yakni Bhabinkamtibmas, Kapolsek, Kapolres, BPBD, Manggala Agni, Kejaksaan, dan relawan masyarakat.

Tim Terpadu Karhutla Provsu kembali mendapatkan sambutan hangat saat mengunjungi Korem 031/Wira Bima yang juga disambut langsung oleh Dandrem Brigjen TNI Muhammad Fadjar. Dalam sambutannya, Dandrem menyampaikan bahwa tingkat karhutla di Riau memang ada penurunan di tahun 2020 dibandingkan tahun 2019.

Kepala BPBD Provsu Dr. Ir. H. Riadil Akhir Lubis, MSi menyerahkan plakat kepada Kepala BPBD RiauH. Edwar Sanger, SH., M.Si

“Memang ada penurunan tingkat kebakaran hutan di Riau di tahun 2020 dibandingkan tahun 2019, khususnya pada periode bulan Januari hingga Maret. Penurunan tingkat kebakaran hutan di Riau tentunya dilandasi oleh koordinasi yang juga semakin baik antara stakeholder dan masyarakat untuk berperan,” jelasnya.

Artinya, lanjut Brigjen TNI Mohammad Fadjar, penanganan yang dilakukan seluruh jajaran di Riau, baik Pemda, TNI-Polri, serta masyarakat sudah tergolong baik dan perlu terus dipertahankan. “Hal tersebut juga sebenarnya dapat dilakukan oleh jajaran stakeholder di Sumut, sehingga akan menurungkan tingkat kebakaran hutan,” tutupnya.

Kunjungan Tim Terpadu Karhula Provsu ke Provinsi Riau turut ikut serta perwakilan dari Kodam I/BB, yaitu Kolonel Kav Halilintar Sembiring, SH dan perwakilan dari Polda Sumut AKBP Hilman Wijaya S.I.K.M.H.

Turut hadir pula perwakilan dari BKSDA Sumut, Dinas Pertanian Provsu, Dinas Perkebunan Provsu, Dishut Sumut, Manggala Agni Batubara, Manggala Agni Sibolangit, Manggala Agni Pematang Siantar, BKSDA Sumut, BPBD Labuhan Batu, BPBD Labuhan Batu Utara, BPBD Padang Lawas, dan sejumlah perwakilan dunia usaha dan lembaga lainnya.

Keterangan cover foto: Tim Terpadu Karhutla Provsu foto bersama Dandrem Korem 031/Wira Bima Brigjen TNI Muhammad Fadjar saat berkunjung ke Pekanbaru, Provinsi Riau, Kamis (12/03/2020).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Enter your keyword

X