Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Dr. Ir. H. Riadil Akhir Lubis, M.Si menyampaikan bahwa kantor BPBD yang berada di Jl. Medan - Binjai, Km 10,3, Medan Krio, Sunggal, Kabupaten Deli Serdang selalu terbuka setiap hari sebagai pusat edukasi dan mitigasi bencana kepada seluruh masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Riadil saat menjadi narasumber dalam acara talkshow yang digelar di Studio TVRI Stasiun Sumatera Utara, Selasa (8/1/2019). Dalam talkshow dengan tema “Waspada Bencana 2019” tersebut, Riadil turut mengungkapkan bahwa bencana tidak dapat diprediksi dan bencana tidak dapat di tolak.

“Kita hanya bisa meminimalisasi dampak bencana melalui pendidikan dan edukasi sekaligus mitigasi bencana terhadap masyarakat. Edukasi tersebut dapat pula ditambahkan dengan pendidikan geografi, serta pendidikan agama, karakter dan moral,” terang Riadil.

Dengan langkah menjadikan Kantor BPBD Sumut sebagai pusat edukasi bencana, diharapkan dapat meminimalisir jatuhnya korban saat terjadinya bencana, karena masyarakat akan menjadi lebih paham melakukan berbagai tindakan penyelamatan diri. Dalam kesempatan tersebut, Riadil turut menyampaikan bahwa anak-anak sekolah merupakan kelompok yang paling rentan menjadi korban bencana. Sebab menurutnya, selama mengikuti proses belajar di sekolah mereka akan terpisah dengan orang tua.

“Anak-anak usia sekolah mulai dari tingkat Paud, TK, SD, hingga SMA merupakan kelompok yang paling rentan menjadi korban bencana. Karena selama mengikuti proses belajar di sekolah mereka akan terpisah dengan orang tua, sementara guru tidak akan mampu mengawasi seluruh murid-murid,” kata Riadil.

Terkait hal tersebut, Riadil menyebutkan bahwa edukasi dan mitigasi bencana sangat tepat diberikan kepada siswa-siswi sedini mungkin. “Dengan langkah memberikan edukasi dan mitigasi bencana sedini mungkin kepada anak-anak kita, maka tentu ini akan mengurangi risiko jatuhnya korban saat bencana yang sewaktu-waktu muncul tanpa terduga dan terprediksi,” ujar Riadil.

Selanjutnya dalam kesempatan yang sama, Riadil juga menyampaikan bahwa BPBD Sumut telah memiliki aplikasi Disaster Information Management System (DIMS) yang siap dioperasikan dalam waktu dekat.

“Aplikasi DIMS ini nantinya akan menjadi pusat data di daerah-daerah rawan bencana. Kepala BPBD se Kabupaten/Kota di Sumatera Utara dalam waktu dekat juga akan dipanggil untuk dilatih menggunakan aplikasi ini, sehingga dapat menjadi sarana pelaporan kebencanaan yang efektif kepada masyarakat,” terang Riadil.

Selain mengundang Kepala BPBD Sumut sebagai narasumber, acara talkshow di TVRI Stasiun Sumatera Utara juga turut mengundang narasumber lainnya, yakni Kepala Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah I - Medan, Syahnan.

Keterangan foto: Kepala BPBD Sumut Dr. Ir. H. Riadil Akhir Lubis, M.Si saat menjadi narasumber dalam acara talkshow dengan tema "Waspada Bencana 2019" yang digelar TVRI Stasiun Sumatera Utara, Selasa (8/1/2019).