Gubsu Keluarkan Surat Edaran Terkait Peringatan Dini Cuaca Ekstrim

Gubsu Keluarkan Surat Edaran Terkait Peringatan Dini Cuaca Ekstrim

Gubsu Keluarkan Surat Edaran Terkait Peringatan Dini Cuaca Ekstrim

Prakiraan curah hujan di Sumatera Utara untuk bulan Februari, Maret dan April 2019 yang dilaporkan BMKG Wilayah I Medan, memperkirakan di beberapa wilayah Kabupaten/Kota berpotensi dilanda curah hujan diatas normal.

Selanjutnya berdasarkan laporan Kementerian Enegeri dan Sumberdaya Mineral melalui situs: www.vsi.esdm.go.id, juga ada potensi pergerakan tanah yang kemungkinan akan berdampak pada pemukiman, lahan pertanian, perkotaan dan infrastruktur lainnya.

Terkait hal tersebut, melalui surat edaran Gubernur Sumatera Utara Nomor: 360/2024/2019 tentang Peringatan Dini Cuaca Ekstrim, diminta kepada Bupati/Walikota agar melakukan hal-hal berikut:

1. Melakukan sosialisasi kesiapsiagaan antisipasi banjir/longsor kepada masyarakat, terutama di kawasan daerah aliran sungai dari hulu hingga hilir;

2. Menyiagakan sumberdaya Perangkat Daerah, masyarakat dan dunia usaha guna antisipasi terjadinya banjir/longsor di wilayah masing-masing, terutama di kawasan yang rawan terjadi bencana akibat curah hujan yang tinggi;

3. Menata kembali kawasan perumahan, pemukiman, pertanian dan bangunan lainnya yang berada pada kawasan/daerah rawan banjir dengan mempedomani RTRW;

4. Mengadakan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sesuai dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) masing-masing kawasan dan daerah;

5. Memproritaskan anggaran untuk kepentingan mitigasi, kesiapsiagaan, peringatan dini dan kedaruratan penanggulangan bencana pada masing-masing daerah;

6. Memanfaatkan informasi dan publikasi cuaca/iklim dari BMKG Wilayah I Medan sebagai awal Peringatan Dini dan memperhatikan peta prakiraan wilayah potensi terjadi banjir dari BMKG Wilayah I Medan melalui website: www.bmkg.go.id dan gerakan tanah melalui situs: www.vsi.esdm.go.id;

7. Melakukan pengawasan/pemantauan terhadap kegiatan yang berpotensi pada alih fungsi, lahan khususnya di sekitar Deli Serdang, Mandailing Natal dan Tapanuli Tengah;

8. Melaporkan upaya kesiapsiagaan antisipasi banjir yang sedang akan dilaksanakan di masing-masing wilayah rawan banjir dan longsor;

9. Membuat posko 24 jam di wilayah masing-masing;

10. Senantiasa menyiapkan SDM (Satgas), Logistik dan peralatan;

11. Mengecek kembali daerah-daerah rawan dan ancaman bencana serta jalan-jalan berpotensi longsor;

12. Senantiasa berkoordinasi dengan OPD terkait, Basarnas, dan TNI/Polri;

13. Standy alat komunikasi (HP) selalu update info BMKG terutama tentang cuaca/iklim.
Sudah saya tulis draf berita surat edaran gubernur seperti diatas pak, mohon dikoreksi. Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Enter your keyword

X