BPBD Sumatera Utara akan Segera Bangun DIMS

BPBD Sumatera Utara akan Segera Bangun DIMS

BPBD Sumatera Utara akan Segera Bangun DIMS

BPBD Sumatera Utara merencanakan akan membangun Disaster Information Management System (DIMS). Hal ini dikemukakan oleh Kepala BPBD Provsu, DR. Ir. H. Riadil Akhir Lubis, M.Si dalam menerima kunjungan Tim Fujitsu Jepang di kantor BPBD Sumut (23/1/2018) siang.

“Kunjungan ini adalah kunjungan balasan atas kunjungan Bapak Gubernur Sumut ke Jepang beberapa waktu yang lalu. Tujuan kunjungan ini untuk membantu berbagai kebijakan teknis terkait kesiapsiagaan penanggulangan bencana di Sumatera Utara,” ujarnya.

Pada pertemuan dengan Tim Fujitsu Jepang, Kepala BPBD Sumut turut menyampaikan ketersediaan peralatan dan sistem penanggulangan bencana di Sumatera Utara. Riadil juga menyebutkan beberapa kebutuhan peralatan dan sistem yang tentunya akan dibangun secara bertahap disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

Riadil turut mengungkap bahwa saat ini BNPB telah membantu menyediakan peralatan dalam bentuk Command Center. Namun demikian, Riadil berharap, agar ada optimalisasi fungsi Command Center, misalnya tentang link dengan institusi terkait kebencanaan, sehingga dapat dimonitor dari BPBD.

“PVMBG memiliki CCTV di Gunung Sinabung, Gunung Sorik Merapi dan Gunung Pusuk Bukit. BPBD menjadi Command Center sebagai langkah peringatan dini,” ujarnya.

Tahapan selanjutnya, BPBD Sumut diharapkan menjadi monitoring wilayah yang memiliki potensi bencana, termasuk kawasan industri, wisata, dan KEK.

“Disaster Information Management System (DIMS) sebagai model pengelolaan data dalam bentuk aplikasi. BPBD jadi pusat data, dan SMS Blast untuk wilayah rawan bencana,” ujar Riadil.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BMKG Edison Kurniawan menyampaikan bahwa saat ini BMKG telah memiliki peralatan Automatic Weather Station (AWS) untuk informasi cuaca secara real time, tersebar di wilayah Sumut.

Disisi lain Edison mengungkapkan peralatan ini masih kurang stabil karena jaringan GSM. “Sebenarnya ini bisa dihubungkan dengan sistem di BPBD jika sudah terbangun. BMKG akan support informasi untuk perjalanan pelayaran, darat dan udara,” kata Edison.

Kepala Pusdatin BPBD Sumut, Gelora Viva Sinulingga SE MM juga menyebut akan kebutuhan aplikasi yang akan mempermudah BPBD Kabupaten Kota untuk penyampaian laporan kejadian bencana di wilayah masing-masing.

“Diharapkan aplikasi ini akan menggambarkan data kejadian bencana secara lebih nyata dan real time,” ujar Gelora Viva.

Menanggapi berbagai kebutuhan ini, Fujitsu memberikan masukan agar BPBD Sumut sebagai pusat edukasi mitigasi bencana. Fujitsu juga menyampaikan Operation Response Flow During The Disaster, dimulai dari pengumpulan data sampai dengan distribusi data yang sudah diolah.

Selanjutnya tentang Real Time CCTV Center dan Sitem Laporan Bencana yang tidak hanya memuat tentang laporan BPBD Kabupaten dan Kota, tetapi juga dari masyarakat.

Keterangan foto: BPBD Sumut Menerima Kunjungan Tim Fujitsu dari Jepang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Enter your keyword

X