BERANDA   |   SEJARAH   |   DASAR HUKUM   |   TUGAS POKOK & FUNGSI   |   VISI & MISI   |   STRUKTUR ORGANISASI  
Strategi
Kebijakan
Tujuan
Sasaran
Program
Definisi Bencana
Potensi Ancaman Bencana
Sistem Penanggulangan
Jenis Bencana
Tips Siaga Bencana
Berita
Pengumuman
Buku Tamu
Hubungi Kami
Link



GUBSU : “Perkuat Kapasitas Masyarakat Terhadap Bencana” 
2013-04-16 08:04:16

GUBSU : “Perkuat Kapasitas Masyarakat Terhadap Bencana”

Gubernur Sumatera Utara H. Gatot Pujo Nugroho, ST. Melalui Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Sumatera Utara DR. H. Asren Nasution, MA. Memberikan pesan penting kepada BPBD SUMUT untuk meningkatkan program-program yang terkait langsung dengan Peningkatan Keterampilan dan pemahaman masyarakat dalam menghadapi bencana. Semakin tinggi tingkat pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap bencana maka akan berkurang resiko masyarakat terhadap bencana. BPBD kedepan diharapkan membuat program-program yang dapat memperkuat kapasitas masyarakat terhadap bencana. Masyarakat sebagai Objek bencana juga sebagai Subjek dalam Penanggulangan Bencana. Masyarakat adalah Pilar penting dalam setiap pembangunan, tanpa kecuali pembangunan daya tahan masyarakat terhadap bencana. Pesan ini disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Prov. SUMUT Bapak DR. H. Asren Nasution, MA. Kepada 80 (delapan puluh) peserta pelatihan TRC yang diselenggarakan BPBD SU tanggal 16 s.d. 20 April 2013 di Sinabung dan Lau Kawar Kabupaten Karo.

Kegiatan Pelatihan Bimtek Team Reaksi Cepat (TRC) dan Relawan Bencana ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam Kaji Cepat dan Dampak Bencana pada saat Tanggap Darurat. Tujuannya adalah dengan pengetahuan dan keterampilan dasar yang dimiliki Team Reaksi Cepat (TRC) dan Relawan Bencana akan dapat melakukan Kaji Cepat sehingga dapat merespon bencana dengan tepat serta melaksanakan misi penyelamatan secara profesional dan bertanggung jawab sehingga korban jiwa dan kerugian harta benca dapat diminimalisir.

Mengingat pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia dalam penanganan darurat bencana masih minim, perlu dilakukan pelatihan-pelatihan teknis untuk pengembangan kemampuan dan pengetahuan sumber daya manusia. Pelatihan dapat dilakukan setiap tahapan penyelenggaraan penanggulangan bencana baik pra bencana, tanggap darurat, maupun pasca bencana. Kegiatan pelatihan dalam tahap Tanggap Darurat berupa Pelatihan Team Reaksi Cepat (TRC), pelatihan Relawan Bencana dan lain-lain. Pelatihan TRC dapat dilakukan pada semua stakeholders penyelenggara penanggulangan bencana, baik pemerintah, masyarakat dan pihak swasta. TRC bertugas melakukan Kaji Cepat dan Dampak Bencana (membuka dan menganalisa berbagai situasi didaerah bencana serta untuk memperoleh informasi guna ditindak lanjuti oleh Tim Operasi seperti SAR, Relawan maupun regu penyelamat dan regu assesment), dan Kajian ini akan menjadi bahan dan rekomendasi untuk BPBD dalam melakukan Penanganan yang cepat, tepat dan akuntable. TRC juga dapat melakukan pendampingan kepada BPBD dalam kegiatan pertolongan, pencarian dan evakuasi.

Tujuan Substansif kegiatan adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan aparatur penyelenggara penanggulangan bencana dan instansi terkait pada saat penanganan darurat bencana dengan melakukan Pelatihan Bimbingan Teknis Team Reaksi Cepat (TRC) dab Relawan Bencana. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki TRC dapat melakukan kaji cepat penanganan bencana sedangkan relawan bencana untuk peningkatan kemampuan dan keterampilan dalam upaya mendukung pelaksanaan evakuasi, pencarian dan penyelamatan sehingga dapat meminimalisir korban bencana.